16 Okt 2012

Vitamin yang Terkandung dalam Makanan Segar


Biji-bijian yang menjadi makanan pokok kenari, seperti  canary sheed, niger, lobak, rami, dan gandum, banyak mengandung karbohidrat dan vitamin B kompleks yang dibutuhkan untuk pertumbuhan burung kenari. Vitamin B yang terkandung dalam biji-bijian ini amat berguna untuk mengurangi stres dan membuat kenari sehat dan riang. Karena vitamin B termasuk vitamin yang larut dalam air, maka biji-bijian tersebut sebaiknya tidak dibilas jika ingin disodorkan pada kenari. Biji-bijian yang direndam terlebih dahulu sebelum disajikan, seperti biji gandum atau rami, memang memiliki kandungan vitamin B yang sedikit, tetapi biji-bijian jenis ini mengandung banyak lemak nabati yang juga dibutuhkan kenari.

Pakan hijauan yang diberikan kepada kenari, seperti sayuran segar dan buah-buahan segar, banyak mengandung vitamin A dan C. Vitamin C yang yang komposisinya terdiri dari vitamin P, J, dan K ini dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kenari. Vitamin P bermanfaat untuk menguatkan atau melenturkan nadi tempat peredaran darah. Vitamin J berguna untuk meningkatkan pengikatan oksigen dalam darah, dan oksigen diperlukan untuk memelihara kehidupan sel tubuh. Vitamin K dipergunakan untuk mencegah terjadinya infeksi, menguatkan tubuh dan tulang, serta mengaktifkan kelenjar-kelenjar tubuh agar metabolismenya lebih baik lagi.
Biji-bijian, pakan hijauan, telur, dan grit juga menghasilkan kalsium, vitamin E, dan protein yang dibutuhkan untuk memelihara kesehatan kenari. Vitamin E yang terkandung di dalam biji-bijian dan pakan hijauan akan membantu mengikat dan mengedarkan kalsium yang diperoleh dari grit ke seluruh tubuh. Kalsium ini amat berguna untuk pertumbuhan tulang dan vitamin E sendiri sangat berguna untuk memelihara kesehatan sel tubuh.
Menjemur kenari setiap pagi juga merupakan tindakan yang tepat untuk membangkitkan senyawa vitamin D. Vitamin D merupakan vitamin yang hanya muncul akibat adanya sinar ultra-violet pada matahari dan lemak serta kalsium pada makanan. Selain itu, vitamin D juga terdapat pada minyak ikan dan telur rebus. Kekurangan vitamin D akan menyebabkan kenari tidak tumbuh dengan bagus. Sosok tubuhnya menjadi katai, tetapi kaki dan lehernya terlalu panjang. Selain itu, telurnya akan getas dan mudah pecah, serta bulunya terlihat kusam dan pecah-pecah. Kenari yang baru lahir dapat mati dalam waktu 10-20 hari jika setiap hari kekurangan vitamin D. Karenanya, penjemuran langsung agar terkena sinar matahari menjadi kebutuhan mutlak setiap kenari. Penjemuran sebaiknya tidak terhalangi oleh kaca, sebab kaca dapat menyerap ultra-violet.
Oleh: Tim Redaksi AgroMedia Pustaka

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar