7 Feb 2011

Menangani Burung Kenari Megap-Megap


Dalam memelihara burung kesayangan, kita  selalu berusaha merawat burung tersebut untuk selalu sehat. Kebersihan kandang, kebersihan tempat pakan dan minum selalu dijaga. Sewaktu-waktu kadang kita perlu menyemprot kandang dengan desinfektan, untuk menjaga kebersihan kandang dan gangguan burung dari binatang kecil seperti kutu bahkan katanya menangkal virus flu burung.

Walaupun upaya tersebut selalu dilakukan, kejadian yang menimpa burung , kita tidak bisa menjamin. Hal semacam ini pernah saya alami. Burung kenari saya megap-megap dan setiap bernafas mulutnya terbuka. Lama-lama kelihatan lesu, tidak nafsu makan, dubur mampet dengan kotoran, selalu bunyi krek-krek-krek seperti ada yang mampet dalam tenggorokannya, dan tidak bergairah, diam saja, tidak lincah seperti biasanya.


Saya awalnya pesimis burung kenari ini bisa bertahan hidup. Dengan pengalaman saya memelihara burung kenari sejak tahun 2000, saya melakukan tindakan yang sebelumnya tidak pernah saya lakukan.

Biasanya saya rutin menjemur burung setiap hari. Untuk burung ini, saya perlakukan tidak menjemurnya. Dari referensi yang saya baca, mestinya saya tempatkan burung ini dalam sangkar yang diberi lampu sebagai penghangat. Karena saya menyimpan burung di luar rumah, dan saya tidak memasang lampu dalam kandangnya, maka saya memperlakukan burung ini dengan cara selalu mengerodongi kandang, 24 jam selama sebulan ini.

Kotoran yang mampet di duburnya, saya bersihkan. Bulu-bulu yang menghalangi kotorannya keluar, saya gunting.  Inti penyembuhannya menurut perkiraan saya adalah setiap hari dalam air minumnya saya selalu menetesi dengan 5 tetes Super-N, dan setiap hari diganti. Dalam petunjuknya, burung tersebut diobati selama 5 hari. Burung saya sampai lima hari masih memperlihatkan sakit seperti disebutkan di atas. Sehingga saya belum menghentikan pengobatannya. Kira-kira 10 hari, baru memperlihatkan kesembuhan, dan berangsur-angsur tetesan Super-N saya kurangi, tidak 5 tetes lagi tetapi berangsur-angsur saya turunkan 4 tetes, dan sekarang 3 tetes dalam minggu ke-4 ini.

Selain dalam minumnya saya tetesi dengan Super-N, saya perlakukan burung kenari saya ini diberi telor puyuh setengah, setiap hari, sebab dia tidak mau makan biji-bijian yang selalu disediakan. Untung dia masih mau makan telor puyuh dan sayur-sayuran. Sekarang dia sudah mulai lagi makan biji-bijian. 

Saya sekarang masih khawatir jika pemberian Super-N dihentikan, takut sakit lagi. Makanya sambil memperhatikan kesehatannya, saya mengurangi jumlah tetes dalam tempat minumnya. Jika memperlihatkan terus sehat, suatu saat saya harus menghentikannya. Sebab saya yakin hal ini tidak baik.

Mudah-mudahan pengalaman ini dapat bermanfaat bagi teman-teman kicau mania.
Salam kicau.
video

Artikel Terkait



3 komentar:

  1. Makasih banyak sharingnya.
    Salam budiw

    BalasHapus
  2. O iya, kalau utk burung kecil termasuk kenari harusnya aturan pakainya 2 tetes.

    BalasHapus
  3. Makasih banyak sharingnya.
    Salam budiw

    BalasHapus