13 Feb 2019

AYO SEJAHTERAKAN PETANI !


                                  Oleh : A. Saebani, SSi
 Apakah Indonesia sebagai negara agraris?. Menjadi pertanyaan di tengah masalah besar mengenai masih adanya impor pangan. Kebijakan UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan mengamanatkan bahwa penyelenggaraan pangan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia yang memberikan manfaat secara adil, merata, dan berkelanjutan berdasarkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan, dan ketahanan pangan nasional. Ironis, petani sebagai tulang punggung untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduk Indonesia, hampir setengah dari jumlah rumah tangga miskin menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian.

ANTARA DEMOKRASI DAN INDEKS KORUPSI


Oleh: A. Saebani, S.Si
Sejatinya proses demokrasi di Indonesia harus menghasilkan para politisi yang bersih, amanah dan berintegritas. Harapan besar para politisi terpilih, baik yang menjadi Bupati, Gubernur, Presiden maupun anggota legislatif untuk mencurahkan segala daya dan upaya dalam membangun negeri ini terbebas dari kemiskinan dan keterbelakangan. Tetapi, masih banyak kasus korupsi terjadi di Indonesia baik yang ditangani oleh KPK maupun Kejaksaan serta Kepolisian. Data KPK memperlihatkan (Detiknews.19/11/2018) sudah total 104 kepala daerah menjadi tersangka, dari 37 kepala daerah tersebut tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT). Di duga penyebab korupsi karena masih kurangnya integritas dari para pejabat baik di pusat maupun daerah.

AKHIR POLEMIK DATA BERAS


                                                      
                                                      Oleh: A. Saebani, SSi (**)
                          
Produksi beras nasional menjadi data strategis karena menyangkut kebutuhan pokok sebagian besar penduduk Indonesia. Pemerintah pada hari Senin, 22 Oktober 2018 secara resmi mengumumkan produksi beras nasional tahun 2018 sebesar 56,54 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) atau setara 32,42 juta ton beras. Hasil perhitungan BPS tersebut diharapkan menjadi tolak ukur kebijakan pemerintah untuk menentukan cadangan beras domestik dalam rangka ketahanan pangan nasional.

12 Feb 2019

KICAU BURUNG YANG MENJANJIKAN


Oleh: Bagus Imanudin, SP **) 
Obrolan seputar burung kerap terdengar hampir diseluruh pelosok negeri.  Seperti halnya dulu demam batu akik melanda kaum Adam. Begitupun bunga gelombang cinta (anthurium)  bagaikan ratu dikagumi dan bernilai mahal. Namun tampaknya kicau mania relatif bisa bertahan lama. Tidak seperti batu akik  meredup. Dan tidak akan bernasib seperti bunga yang  layu.

KELAYAKAN RUMAH DI JAWA BARAT


Triyono, A.md *)

Tak terelakkan bahwasanya rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia selain pangan dan sandang. Rumah merupakan hak konstitusional setiap warga Indonesia. Pada kenyataannya,  masih menjadi impian bagi  masyarakat bawah karena harga yang begitu mahal. Cukup sulit untuk bisa membeli sebuah rumah. Demikian pula dengan kelayakannya bagi yang sudah memiliki. Sudah layakkah rumah yang ditempatinya?