4 Jun 2014

Managing The Herat Capital



Bisa jadi, benar kata sejumlah sahabat jernih, sejarah adalah cara sang kehidupan
berpetuah ke kita. Jika saja, setiap manusia cermat mengamati bentangan sejarah
yang demikian panjang, mungkin tidak ada putaran sejarah yang kembali ke tempat
semula. Mungkin sejarah akan bergerak seperti spiral misalnya, atau malah ditandai
oleh gerakan yang kebanyakan naik.

19 Mei 2014

E-KTP dan Registrasi Penduduk

 Razali Ritonga
Di tengah karut-marut penyelesaian kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP, pemerintah berencana membuat basis data kependudukan.

13 Mei 2014

Kemandirian yang Masih Sebatas Angan

Evy Rachmawati


IRONI terus terjadi di negeri ini. Kelimpahan beragam sumber daya energi tidak dikelola dengan           baik untuk memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri. Yang terjadi ketergantungan terhadap minyak bumi yang mahal justru makin tinggi.

12 Mei 2014

Memilih Pemimpin


إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِيْنُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِا للهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِناَ، مَنْ يَهْدِه اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ، فَلاَ هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لاَّ إلَهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، 
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدًى.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

Ketika Agenda Pembangunan Dibajak


Sri Hartati Sambudi

Add caption
DISPARITAS  dan  ketimpangan  menjadi  paradoks  yang  selalu  menyertai  pembangunan  di
Indonesia  yang  selama  ini  lebih  mengedepankan  pada  pertumbuhan  ekonomi  ketimbang
kualitas  pembangunan  itu  sendiri.  Tren  ketimpangan  kian  memburuk,  terutama  sejak  krisis
ekonomi  1998,  dengan  indeks  Gini  yang  menggambarkan  tingkat  ketimpangan  meningkat
dari 0,33 tahun 2002 menjadi 0,37 tahun 2009 dan menembus 0,4 pada 2011. Ketimpangan
terjadi secara multidimensi: antarwilayah, antarsektor, antar kelompok pendapatan.