9 Feb 2012

Pemimpin yang Bijaksana

Suatu ketika, Rasulullah SAW dengan para sahabatnya hendak memasak kambing. Sebagai komando, beliau dengan cekatan melimpahkan pembagian tugas kerja. Sebagian sahabat menawarkan diri untuk mengerjakan tugas-tugas itu.

7 Feb 2012

Bersahabat Karakter Utama Muslim Sejati

Manusia adalah mahluk sosial. Di manapun berada, seorang manusia akan membutuhkan kehadiran dan bantuan orang lain. Di antara bentuk hubungan itu adalah terciptanya persahabatan. Ajaran Islam sangat menekankan keutamaan menjalin serta membina persahabatan.

1 Feb 2012

Rumah yang Penuh Berkah

Rumah merupakan bagian tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Di sanalah seseorang mendapatkan tempat berlindung dari cuaca panas dan dingin, atau tempat kembali setiap kali bepergian. Di rumah pula, segenap anggota keluarga dapat melakukan berbagai aktivitas.

Saling Memuliakan

Diceritakan, Zaid ibn Tsabit, seusai pemimpin shalat jenazah, langsung menuju kendaraan (bighal)-nya yang diparkir tak jauh dari masjid. Tiba-tiba datang Abdullah ibn Abbas, memegang kendali bighal dan mengemudikannya. Zaid mencegahnya, tetapi Abdullah terus mengemudikannya sambil berkata: “Demikian aku diperintah (oleh Rasul) untuk menghormati ulama.” Zaid lantas meminta Abdullah menjulurkan tangannya. Ia pun memberikannya, lalu Zaid memegang dan menciumnya berkali-kali. Katanya, “Demikian aku diperintah (oleh Rasul) untuk menghormati dan mencintai keluarga Nabi.” (HR Hakim dalam al-Mustadark).

10 Jan 2012

Doa dan Optimisme

Ketika semua jalan terasa buntu. Pandangan ke masa depan terasa suram, di mendung awan gelap tanpa harapan. Hidup didera berbagai persoalan yang mengharu biru, maka seorang hamba yang merindu cinta Ilahi, bersegera mengadukan seluruh persoalannya kepada Dia yang Maha Penolong. Dengan sebongkah hati penuh iman dan optimisme, ia berhusnuzan (berprasangka baik) kepada Allah, bahwa hanya dengan rida dan iradah-Nya, segala awan gelap kehidupan mampu disingkirkan. Tidak ada yang mustahil bagi Allah, karena bagi-Nya cukuplah berucap, ”Kun faya kun, maka jadilah.”