22 Jan 2014
21 Jan 2014
Merendah Itu Indah
Di
satu kesempatan, ada turis asing yang meninggal di Indonesia. Demikian baiknya
turis
ini ketika masih hidup, sampai-sampai Tuhan memberikan kesempatan untuk
memilih
: surga atau neraka. Tahu bahwa dirinya meninggal di Indonesia, dan sudah
teramat
sering ditipu orang, maka iapun meminta untuk melihat dulu baik surga
maupun
neraka. Ketika memasuki surga, ia bertemu dengan pendeta, kiai dan
orang-orang
baik lainnya yang semuanya duduk sepi sambil membaca kitab suci. Di
neraka
lain lagi, ada banyak sekali hiburan di sana. Ada penyanyi cantik dan seksi
lagi
bernyanyi. Ada lapangan golf yang teramat indah. Singkat cerita, neraka jauh
lebih
dipenuhi hiburan dibandingkan surga.
Kaya Karena Sederhana
Menjadi
orang kaya, itulah cita-cita banyak sekali orang. Hal yang sama juga pernah
melanda
saya. Dulu, ketika masih duduk di bangku SMU, kemudian menyaksikan
ada
rumah indah dan besar, dan di depannya duduk sepasang orang tua lagi
menikmati
keindahan rumahnya, sering saya bertanya ke diri sendiri : akankah saya
bisa
sampai di sana?. Sekian tahun setelah semua ini berlalu, setelah berkenalan
dengan
beberapa orang pengusaha yang kekayaan perusahaannya bernilai triliunan
rupiah,
duduk di kursi tertinggi perusahaan, atau menjadi penasehat tidak sedikit
orang
kaya, wajah-wajah hidup yang kaya sudah tidak semenarik dan seseksi
bayangan
dulu.
20 Jan 2014
Terbang Bersama Keheningan
BERAT, itulah kata yang bisa mewakili tantangan hidup kekinian.
Orang miskin dihadang penyakit di sana-sini. Orang kaya alisnya dibikin
berkerut oleh berbagai masalah. Sebagian malah sudah dipenjara, sebagian lagi
menuggu giliran untuk beristirahat di tempat yang sama. Manusia biasa
menggendong berbagai beban ke sana ke mari (dari mencari nafkah, menyekolahkan
anak sampai dengan mempersiapkan hari tua), pejabat maupun pengusaha juga
serupa: senantiasa ditemani masalah kemanapun ia pergi. Di desa banyak orang
mengeluh, luas tanah tetap namun jumlah manusia senantiasa tambah banyak.
Sehingga setiap tahun memunculkan tantangan penciptaan lapangan kerja. Bila
tidak terselesaikan ia bisa lari kemana-mana. Dari kejahatan sampai dengan
kekerasan. Digabung menjadi satu, jadilah kehidupan berwajah serba berat di
sana-sini.
15 Jan 2014
Langganan:
Postingan (Atom)